Berkenalan dengan Konsep State (Quantum State) dari Quantum Bit (Qubit)

Spread the love

State kuantum qubit adalah vektor satuan panjang dalam ruang vektor kompleks dua dimensi, yang dikenal sebagai state space.

Dengan cara yang mirip dengan cara komputer konvensional terdiri dari bit (0 atau 1), komputer kuantum terdiri dari quantum bits, atau qubit.
Sama seperti bit, qubit memiliki state.
Tetapi, state qubit adalah vektor dalam ruang vektor dua dimensi.
Ruang vektor ini dikenal sebagai state space.

Ada dua state kuantum khusus yang sesuai dengan state 0 dan 1 dari bit klasik (biner).
State kuantum yang sesuai dengan 0 biasanya dilambangkan |0> (vektor 2×1 [1 0])
State yang spesial disebut computational basis state.
computational basis state |1> (vektor 2×1 [0 1]) memainkan peran yang sama dengan 1 pada bit klasik (biner).
Notasi dengan | dan > disebut notasi ket.
https://en.wikipedia.org/wiki/Bra%E2%80%93ket_notation

Computational basis states |0> dan |1> hanyalah dua state yang memungkinkan untuk qubit.
Ada lebih banyak lagi contoh state qubit yang lain, karena keadaan kuantum adalah complex vectors dua dimensi (bisa memiliki complex number).

Beberapa istilah yang umum digunakan pada state kuantum =

– Superposition.
Orang mengatakan state seperti 0.6 |0> + 0.8 |1> adalah superposisi dari |0> dan |1> (bahwa state tersebut adalah linear combination dari |0> dan |1>.

– Amplitude.
Amplitude adalah koefisien untuk state tertentu dalam superposition.
Misalnya, pada state 0.6 |0> + 0.8 |1>, amplitudo untuk |0> adalah 0.6, dan amplitudo untuk |1> adalah 0.8.
Amplitudo bisa berupa bilangan kompleks.

– Normalization Constraint.
Misal pada state alpha|0> + beta|1>, batasannya adalah bahwa jumlah kuadrat dari amplitudo (alpha dan beta) adalah 1.
Contoh pada state quantum sebelumnya (0.6 |0> + 0.8 |1>)

Source = https://quantum.country/qcvc

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.